Indonesia punya jeda. Tingkat paparan AI yang masih relatif rendah memberi ruang, tetapi ruang itu tidak gratis dan tidak permanen. Apalagi dengan adopsi AI yang sudah mencapai 92 persen, masyarakat sudah akrab dengan teknologinya, yang belum matang justru pemanfaatannya untuk produktivitas dan kesiapan menghadapi disrupsinya.
Yang dibutuhkan sekarang adalah rencana yang presisi. Indonesia memerlukan rencana presisi dalam memetakan sektor mana yang paling rentan dalam lima tahun ke depan. Kita juga butuh presisi dalam merancang program reskilling yang benar-benar menyasar pekerja yang terancam, bukan hanya yang sudah siap belajar. Terakhir, kita memerlukan regulasi yang matang, sehingga adopsi AI oleh korporasi tidak memindahkan beban ke tenaga kerja tanpa jaring pengaman yang memadai.
Maka pertanyaan sesungguhnya bukan "apakah AI akan mengambil pekerjaan kita?" Pertanyaannya adalah siapa yang memutuskan siapa yang mendapat pekerjaan baru itu, dan apakah keputusan itu sedang dibuat sekarang atau menunggu sampai terlambat?
Sumber Data
Kementerian Ketenagakerjaan RI. Data PHK Januari–Juni 2025 via platform Satudata Kemnaker (42.385 pekerja, naik 32,19%). Dikutip via VIVA.co.id dan Republika.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Tingkat adopsi AI Indonesia 92 persen, pernyataan Menkomdigi Meutya Hafid, 24 Februari 2026. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/adopsi-ai-92-persen-pemerintah-jadikan-ai-pilar-produktivitas-nasional
Challenger, Gray & Christmas. Laporan PHK Amerika Serikat hingga Juli 2025 (806.383 pekerjaan, naik 75% YoY). https://www.challengergray.com
RationalFX via Network World. PHK sektor teknologi global 2025 (244.851 pekerjaan). https://www.networkworld.com/article/4114572/global-tech-sector-layoffs-surpass-244000-in-2025.html
Anthropic. (2025). Labor Market Impacts of AI: A New Measure and Early Evidence. Metrik observed exposure, paparan AI Indonesia 14,1% dan perbandingan ASEAN. Dikutip via Suar.id.
Access Partnership. (17 Januari 2025). Dampak AI terhadap 164 juta pekerja Asia Tenggara. Dikutip via Modern Diplomacy. https://moderndiplomacy.eu/2025/06/21/ai-and-impact-on-employment-in-southeast-asia/
McKinsey Global Institute. Jobs Lost, Jobs Gained: What the Future of Work Will Mean for Jobs, Skills, and Wages. https://www.mckinsey.com/featured-insights/future-of-work/jobs-lost-jobs-gained-what-the-future-of-work-will-mean-for-jobs-skills-and-wages
Oxford Economics & Cisco. (2018). Technology and the Future of ASEAN Jobs. Teknologi menggeser sekitar 28 juta pekerja ASEAN pada 2028; pekerjaan berevolusi, bukan hilang. https://www.oxfordeconomics.com/resource/dd577680-7297-4677-aa8f-450da197e132/