Membingkai thrifting sebagai pilihan antara status dan sustainability terlalu menyederhanakan perilaku konsumen. Keterjangkauan, identitas, dan kepedulian lingkungan dapat hadir bersamaan, dengan bobot yang berbeda pada tiap orang. Pada saat yang sama, label "bekas" tidak otomatis menjamin sebuah barang lebih berkelanjutan.
Nilai ekonomi sebuah produk preloved ditentukan oleh banyak hal sekaligus: harga, merek, kelangkaan, kondisi, asal-usul, dan perjalanan yang sudah dilaluinya. Fakta bahwa barang tersebut pernah dipakai hanya satu bagian dari cerita.
Iklan dapat membentuk nilai sebuah merek pada transaksi pertama. Pasar thrifting memperlihatkan berapa banyak nilai itu yang bertahan setelahnya, dan jawabannya kembali ke kasir pada penjualan berikutnya.
Referensi
Aaker, D. A. (1991). Managing brand equity: Capitalizing on the value of a brand name. Free Press.
Addressing the dilemma of thrifting. (2025, 14 November). ANTARA News. Diakses pada 24 September 2026, dari https://en.antaranews.com/news/391721/addressing-the-dilemma-of-thrifting
Ahdiat, A. (2026, 14 Agustus). Nilai impor pakaian bekas ke Indonesia meningkat pada 2025. Databoks. Diakses pada 24 September 2026, dari https://databoks.katadata.co.id/perdagangan/statistik/6a7ebb003e547/nilai-impor-pakaian-bekas-ke-indonesia-meningkat-pada-2025
Hidayah, F. N. (2023, 2 Juni). Ada 49,4% masyarakat Indonesia pernah melakukan thrifting. GoodStats Data. Diakses pada 24 September 2026, dari https://data.goodstats.id/statistic/ada-494-masyarakat-indonesia-pernah-melakukan-thrifting-sP7wi
Ilmalhaq, A., Pradana, M., & Rubiyanti, N. (2024). Indonesian local second-hand clothing: Mindful consumption with stimulus-organism-response (SOR) model. Discover Sustainability, 5. https://doi.org/10.1007/s43621-024-00481-2
Kementerian UMKM ajak pedagang thrifting Pasar Senen beralih ke produk lokal. (2025, 18 November). Tempo. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.tempo.co/ekonomi/kementerian-umkm-ajak-pedagang-thrifting-pasar-senen-beralih-ke-produk-lokal-2090737
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2026). Mendag jamin impor baju bekas cacah AS tak rembes ke pasar. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.kemendag.go.id/index.php/berita/pojok-media/mendag-jamin-impor-baju-bekas-cacah-as-tak-rembes-ke-pasar
Maulydia, A., & Aditya, F. (2026). Pengaruh price, fashion involvement, dan environmental awareness terhadap minat beli pakaian thrifting (Studi pada Generasi Z di Jakarta). PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 3(2). Diakses pada 24 September 2026, dari https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/6526171
Milieu Insight. (2022). Indonesia: Reasons for shopping second-hand fashion 2022 [Statistik]. Statista. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.statista.com/statistics/1366444/indonesia-reasons-for-shopping-second-hand-fashion/
Moizant, F., Krueger, F., Martinez-Pardo, C., Dupreelle, P., Vitrani, J., Gardet, C., Wone, D., Hebrard-Lemaire, A., Baz, D., Dietze, E., & Lasa Aresti, M. (2025, 9 Oktober). Resale's next chapter: How fashion and luxury brands can win in the secondhand market. Boston Consulting Group. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.bcg.com/publications/2025/how-fashion-luxury-brands-can-win-secondhand-market
Pedagang Pasar Senen ogah pindah dari thrifting ke brand lokal. (2025, 19 November). Tirto.id. Diakses pada 24 September 2026, dari https://tirto.id/pedagang-pasar-senen-ogah-pindah-dari-thrifting-ke-brand-lokal-hl8h
Sejauh Mata Memandang. (t.t.). DAUR program: Sejauh Mata Memandang's eco-conscious clothing recycling. Diakses pada 24 September 2026, dari https://sejauh.com/pages/program-daur-ulang-pakaian
Sustainable fashion consumption in Indonesia: Exploring drivers of second-hand clothing purchase intention among Gen Z consumers (Versi 1) [Data set]. (2026). Mendeley Data. https://doi.org/10.17632/7js773dzgg.1
Swarnawati, A., Mulyana, A., Patrianti, T., Milana, R., & Ridha, M. (2026). Exploring thrifting practices among Generation Z in greater Jakarta: A perspective on social practices and environmental communication. Frontiers in Communication, 11, 1841240. https://doi.org/10.3389/fcomm.2026.1841240
Syahrivar, J., Kusuma, K., Pahlevi, R. A., Wei, Y., Chairy, C., & Genoveva, G. (2023). No longer look down: Investigating second-hand clothing purchase in Indonesia. International Review on Public and Nonprofit Marketing, 20(2). https://doi.org/10.1007/s12208-022-00341-7
Terisno, E. A. (2024, 21 April). Edukasi reparasi pakaian persembahan Sejauh Mata Memandang. Dewi Magazine. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.dewimagazine.com/news/edukasi-reparasi-pakaian-persembahan-sejauh-mata-memandang/
Tinkerlust. (t.t.). Tinkerlust [Aplikasi seluler]. Google Play. Diakses pada 24 September 2026, dari https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tinkerlust.tinkerlust&hl=en_US
Tinkerlust luncurkan aplikasi jual beli preloved luxury fashion pertama di Indonesia. (2023, 14 Maret). Indozone Tech. Diakses pada 24 September 2026, dari https://tech.indozone.id/gadget/921042476/tinkerlust-luncurkan-aplikasi-jual-beli-preloved-luxury-fashion-pertama-di-indonesia
Uniqlo Indonesia. (t.t.). RE.UNIQLO. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.uniqlo.com/id/id/special-feature/sustainability/re-uniqlo
Wijayanti, A., Prinia, N., Sufaisal, Hidayat, Z., & Aras, M. (2022). 'Thrifting' as fashion trend among Gen-Z: Factors influencing purchase intention on second-hand clothing in Indonesia. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.7330808