Untuk eksekutif brand, daya beli konsumen muda bersifat tidak stabil. Mereka membeli dengan paylater hari ini, tapi kemampuan membayar cicilannya bulan depan bergantung pada kondisi kerja yang tidak menentu. Tingkat gagal bayar yang tinggi akan memengaruhi ekosistem kredit yang menopang transaksi digital secara keseluruhan.
Untuk pembuat kebijakan, regulasi SLIK dan batas bunga adalah langkah yang benar. Namun tanpa intervensi di sisi pendapatan dan literasi keuangan, anak muda akan terus mencari kredit digital sebagai jembatan antara gaji yang tidak mencukupi dan biaya hidup yang terus naik.
Persoalan ini bukan soal karakter satu generasi. Ini soal sistem yang memberi akses mudah ke kredit kepada kelompok yang paling rentan secara finansial, tanpa dibarengi kemampuan sistem yang sama untuk memastikan mereka memahami konsekuensinya. Pertanyaannya bukan lagi apakah ini masalah, melainkan siapa yang akan menanggung biayanya.
Sumber
CNBC Indonesia (November 2025). "Ribuan Anak Muda RI Terjerat Kredit Macet Pinjol, Lonjakannya Ngeri!" Data OJK per Agustus 2025. https://www.cnbcindonesia.com/market/20251116140627-17-685623/ribuan-anak-muda-ri-terjerat-kredit-macet-pinjol-lonjakannya-ngeri
Detik Finance (Juni 2025). "Generasi Digital, Utangnya Brutal: 90% Kredit Macet Datang dari Anak Muda." Data OJK per Maret 2025. https://finance.detik.com/fintech/d-7973697/generasi-digital-utangnya-brutal-90-kredit-macet-datang-dari-anak-muda
CNBC Indonesia (Mei 2026). "Gen Z dan Milenial Dominasi Kredit Macet Pinjol." Data OJK per Maret 2026, TWP90 naik dari 2,77% menjadi 4,52%. https://www.cnbcindonesia.com/market/20260507174428-17-733215/gen-z-dan-milenial-dominasi-kredit-macet-pinjol
Kumparan (Mei 2026). "OJK Ungkap Milenial-Gen Z Paling Banyak Nunggak Pinjol." Data OJK per Maret 2026: total outstanding Rp101,03 triliun, kredit macet usia 19–34 tahun 48,65%. https://kumparan.com/kumparanbisnis/ojk-ungkap-milenial-gen-z-paling-banyak-nunggak-pinjol-27MHwKaBNnJ
Times Malang (Desember 2025). "Di Balik Ledakan Paylater, OJK Akhirnya Mengatur BNPL." Data pengguna paylater 17,26 juta per Februari 2025. https://malang.times.co.id/news/ekonomi/TcqzNnBZo/Di-Balik-Ledakan-Paylater-OJK-Akhirnya-Mengatur-BNPL
Waspada.id (April 2026). "OJK Perketat Pengawasan Paylater, Waspadai Jerat Utang Generasi Muda." Data OJK per Januari 2026: BNPL perbankan Rp27,1 triliun, 31,23 juta rekening. https://www.waspada.id/ekonomi/ojk-perketat-pengawasan-paylater-waspadai-jerat-utang-generasi-muda/
Kompas (Mei 2026). "OJK Bakal Batasi Penggunaan Paylater, Pengguna Tak Bisa Asal Buka Banyak Akun." Data paylater tumbuh 55,85% YoY per Maret 2026 menjadi Rp12,81 triliun. https://money.kompas.com/read/2026/05/10/100252726/ojk-bakal-batasi-penggunaan-paylater-pengguna-tak-bisa-asal-buka-banyak-akun
Bankartos.co.id (Maret 2026). "Regulasi Paylater Indonesia Berdasarkan POJK dan Kebijakan OJK Terbaru 2026." Mencakup POJK 11/2024 dan roadmap penurunan bunga BNPL. https://www.bankartos.co.id/berita-regulasi/042055527/regulasi-paylater-indonesia-berdasarkan-pojk-dan-kebijakan-ojk-terbaru-2026/
Duniakreasi.id (Desember 2025). "Pengangguran Gen Z Indonesia 2025 Mencapai 17%, Solusi." Sumber data: Apindo. https://duniakreasi.id/bantuan/pengangguran-gen-z-indonesia-2025-17-persen-tantangan-solusi/
Khazanahriau.com (Januari 2026). "Perilaku Konsumtif Gen Z di Indonesia: Rendahnya Literasi Keuangan." Data OJK: 62% gaji Gen Z berpotensi habis untuk gaya hidup. https://khazanahriau.com/detail/15724/perilaku-konsumtif-gen-z-di-indonesia-rendahnya-literasi-keuangan
Kompasiana (Agustus 2025). "Fenomena Doom Spending: Ketika Menghamburkan Uang Jadi Pelarian Gen Z dari Ketidakpastian." Analisis faktor eksternal dan psikologis di balik doom spending. https://www.kompasiana.com/luvenaleticiatanto/6895765834777c654e5ba1a2/fenomena-doom-spending-ketika-menghamburkan-uang-jadi-pelarian-gen-z-dari-ketidakpastian