Fenomena ini membawa tiga pertanyaan yang seharusnya duduk di meja pembuat kebijakan dan strategi brand sekaligus.
Pertama, soal perumahan sebagai infrastruktur sosial. Pemerintah telah meluncurkan berbagai program, dari Satu Juta Rumah hingga Program 3 Juta Rumah. Tapi dengan defisit 9,9 juta unit dan hanya 600.000 rumah yang dibangun per tahun, laju pemulihan masih jauh dari cukup. Ini bukan soal niat, tapi soal skala.
Kedua, soal cara brand memahami konsumen mudanya. Anak muda Indonesia yang tinggal bersama orang tua bukan berarti tidak mandiri secara finansial atau keputusan konsumsinya tidak signifikan. Mereka tetap bekerja, berpenghasilan, dan memiliki preferensi konsumsi yang kuat. Yang berubah adalah konteks pengambilan keputusannya: rumah tangga multigenerasi berarti lebih banyak konsensus, lebih banyak pertimbangan kolektif, dan lebih banyak pengaruh lintas generasi dalam satu keputusan pembelian.
Ketiga, soal cara anak muda Indonesia memaknai "mandiri." Ketika memiliki rumah sendiri semakin sulit dijangkau, definisi kemandirian bergeser. Bagi sebagian besar dari 75 juta Gen Z Indonesia, mandiri mungkin bukan tentang alamat yang berbeda dari orang tua, melainkan tentang kapasitas mengambil keputusan sendiri dalam keterbatasan yang ada.
Pulang ke rumah orang tua dulu terasa seperti pilihan. Sekarang, bagi jutaan anak muda Indonesia, itu adalah kenyataan yang terbentuk oleh angka-angka yang tidak berpihak pada mereka.
Pertanyaannya bukan lagi "kenapa anak muda tidak mau mandiri?" Pertanyaan yang lebih jujur adalah: dengan 17 persen peluang bisa beli rumah di Jakarta, pilihan macam apa yang sebenarnya tersedia?
Sumber:
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023: Backlog Kepemilikan Rumah. Jakarta: BPS-Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id
CNBC Indonesia. (2023, 8 Agustus). Wahai Capres, Ada 12,7 Juta Keluarga Miskin Tak Punya Rumah. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/research/20230808100831-128-461042/wahai-capres-ada-127-juta-keluarga-miskin-tak-punya-rumah
CNBC Indonesia. (2023, 9 Agustus). Backlog Perumahan di Indonesia Tinggi, Ini Pemicunya. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230809195212-8-461619/backlog-perumahan-di-indonesia-tinggi-ini-pemicunya
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. (2024). Dinamika Keluarga Multigenerasi di Pedesaan Indonesia. Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Ngabang. https://jurnal.sttarastamarngabang.ac.id/index.php/Corammundo/article/download/389/405/1507
DPR RI. (2024). Program 3 Juta Rumah Diharapkan Jadi Faktor Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Parlementaria. https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Program-3-Juta-Rumah-Diharapkan-Jadi-Faktor-Pertumbuhan-Ekonomi-Nasional-60142
Katadata. (2024, 3 Maret). Gen Z Bakal Sulit Bermukim di Kota, Backlog Rumah Capai 12,7 Juta Unit. Katadata.co.id. https://katadata.co.id/berita/industri/65e481d7f2ebe/gen-z-bakal-sulit-bermukim-di-kota-backlog-rumah-capai-12-7-juta-unit
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (2022). Laporan Backlog Kepemilikan Perumahan 2022. Jakarta: Kementerian PUPR.
Kompas.id. (2023, 24 Agustus). Mengatasi 12,7 Juta "Backlog" Perumahan. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/opini/2023/08/24/mengatasi-127-juta-backlog-perumahan
Kreager, P., & Schröder-Butterfill, E. (2008). Ageing and Inter-Generational Wealth Flows in Two Indonesian Communities. Demographic Research, 19(52). https://www.demographic-research.org/volumes/vol19/52/19-52.pdf
perkim.id. (2026, Maret). Backlog Perumahan: Krisis Sunyi yang Mengintai Indonesia. perkim.id. https://perkim.id/perumahan/backlog-perumahan-krisis-sunyi-yang-mengintai-indonesia/
Proceedings UIN Saizu. (2023). Preferences of the Young Generation toward Housing: Is Urban Affordable Housing Possible? International Conference on Islamic Philanthropy (ICIP). https://proceedings.uinsaizu.ac.id/index.php/icip/article/download/304/276/460
Sunindijo, R. Y., et al. (2020). Young Adults and Homeownership in Jakarta, Indonesia. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/342774118