Mengetahui arti sebuah slang tidak sama dengan memahami cara penggunaannya di dalam komunitas yang memakainya. Perbedaan antara keduanya menunjukkan bagaimana modal linguistik bekerja, termasuk di dalam Gen Z sendiri. Pemahaman terhadap slang terbentuk melalui interaksi dengan komunitas, sementara ketidaktahuan atau penggunaan yang tidak sesuai konteks dapat terlihat dari candaan di grup pertemanan atau anggapan bahwa seseorang terdengar “sok”.
Empat dari sepuluh pekerja Gen Z dalam survei Sunny tidak mengetahui arti “Ohio”, salah satu istilah yang diasosiasikan dengan generasi setelah mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa kedekatan usia tidak otomatis berarti kesamaan pemahaman terhadap bahasa digital. Karena itu, menyebut Gen Z sebagai target dalam brief pemasaran juga belum cukup untuk menunjukkan bahasa atau komunitas mana yang sebenarnya ingin dijangkau.
Brand dapat memulai dari pertanyaan yang berbeda. Bukan hanya slang apa yang sedang digunakan Gen Z, tetapi komunitas mana yang ingin dipahami dan apa yang membuat sebuah pesan relevan bagi orang-orang di dalamnya. Arti sebuah kata bisa dicari dalam hitungan detik. Memahami konteks penggunaannya membutuhkan pengamatan terhadap komunitas yang menggunakannya.
Sumber
Abrams, Z. (2026, 1 April). The psychology of why we use slang. Monitor on Psychology, 57(3). Diakses 10 September 2026, dari https://www.apa.org/monitor/2026/04-05/psychology-slang-identity-belonging
Artamevia, V. A. H., & Akhiroh, N. S. (2026). Jakartan slang as a generational identity marker and the reduced use of Javanese in peer interaction among Generation Z students at Universitas Negeri Semarang. SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya, 5(1), 82–98. https://doi.org/10.69548/sinthop.v5.i1.100.82-98
Firdhaus, M., Rajagukguk, E. B., & Lumban Gaol, T. B. (2025). Indo-slang and identity performance: The sociolinguistics of 'Bahasa Anak Jaksel' as a marker of neoliberal class distinction. Indonesia Discourse, 2(2), 241–264. https://doi.org/10.15294/indi.v2i2.43174
Sunny Workplace. (2026, 30 Juli). 3 in 4 Boomers don't know what "delulu" means; Sunny Workplace's new AI translator decodes it [Siaran pers]. PR Newswire. Diakses 10 September 2026, dari https://www.prnewswire.com/news-releases/3-in-4-boomers-dont-know-what-delulu-means-sunny-workplaces-new-ai-translator-decodes-it-302839206.html