Beberapa waktu lalu, sebuah tren menyapu feed Instagram, TikTok dan Facebook brand-brand besar Amerika. Petco memposting dua versi copy iklan secara berdampingan: satu dari "Millennial PR Team" dan satu dari "Gen Z Social Team." Versi milenial memakai kalimat panjang yang menjelaskan manfaat produk dengan nada hangat dan sedikit playful. Versi Gen Z hanya menulis: "be so fr they need another toy" lengkap dengan rentetan emoji bintang dan wajah.
Zaxby's melakukan hal serupa, mengganti setiap huruf pertama kata dalam kalimat mereka dengan huruf "z." Keurig Dr Pepper menyebut mesin kopinya yang mungil sebagai: "she's tiny but she eats."
Tren ini terasa lucu tapi juga terasa familiar. Dan jika kamu bekerja di industri kreatif atau marketing di Indonesia, kamu mungkin sudah melihat versi lokalnya mulai bermunculan.
Namun, ada sesuatu yang perlu kita bicarakan dengan serius: tren ini bukan strategi komunikasi. Ini adalah sebuah kesalahpahaman yang dikemas menjadi konten.
